Jangan tersenyum kalau mendengar kisah ini. Mungkin ini adalah kisah konyol namun cukup mengharukan. Terjadi di Roma, ketika ada seorang perempuan yang sangat mencintai ibunya. Orang Roma mengenang kisah ini sebagai CANTAS ROMANA, dalam sebuah buku yang ditulis CHISTINE DE PIZAN yaitu “THE BOOK OF THE CITY OF LADIES ; NEW YORK ; PERSEA BOOK 1983.
Kisah ini menceritakan tentang seorang Ibu yang dipenjara dan mendapat hukuman mati. Sebagai narapidana mati, sang ibu ini tidak boleh diberi makan atau minum, dengan cara itulah dia akan dibiarkan kelaparan dan kehausan hingga mati di penjara. Melihat penderitaan yang ditanggung sang ibu itu, anak perempuannya sangat sedih. Terdorong oleh rasa cinta dan baktinya pada sang ibu, anak perempuan itu memohon kepada kepala penjara untuk diperbolehkan menjenguk setiap hari, tanpa membawa makanan atau minuman. Dari sinilah kisah itu bermula.Setiap hari anak perempuan ini datang ke penjara untuk menjenguk ibunya. Tentu saja dia digeledah karena khawatir membawa makanan dan minuman untuk ibunya. Dan kebiasaan itu berlangsung cukup lama. Namun yang mengherankan, si ibu dalam penjara itu tidak juga mati karena kelaparan atau kehausan. Padahal setiap datang anak perempuannya juga tidak pernah membawa makanan atau minuman setetespun. Hingga suatu saat …
Si Kepala Penjara ..diam-diam menyelidiki apa yang terjadi saat anak perempuan itu menjenguk ibunya. Dan ternyata … sungguh diluar dugaan. Anak perempuan itu membiarkan ibunya menghisap air susu dari payudaranya. Ternyata anak perempuan itu baru saja melahirkan, dan dia mengorbankan air susu yang seharusnya diberikan pada bayinya, untuk diminum sang ibu. Itulah sebabnya sang ibu bertahan hidup. Kisah ini kemudian diberitakan pada para hakim di kota itu, dan mereka akhirnya membebaskan sang ibu dari hukuman mati.
No comments:
Post a Comment