Mengenai motivasi dari beberapa literatur dan seminar sebenernya ada hukum dasar orang bertindak yaitu œMenghindari sengsara dan/atau mendapatkan nikmat. Hukumnya tidak dapat diputar menjadi œmendapatkan nikmat da/atau menghindari sengsara. Hal ini dikarena sebelum mendapatkan nikmat manusia lebih cenderung untuk menghindari sensara lebih dahulu. Kita buat contoh mana yang akan membuat teman teman lebih termotivasi :
Ketika sedang berlayar tiba tiba teman anda menawarkan memberikan uang yang banyak dengan syarat kamu harus berenang untuk mengambil uang tersebut (dilempar dari kapal), dengan teman teman berenang karena duit yang banyak terakhir jatuh dari kapal.
Cerita teman teman dapat uang adalah contoh mendapat nikmat. Sedangkan yang kedua adalah contoh œmenghindari sengsara. Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa manusia bergerak atau termotivasi karena hukum ini.
Tambahan dari saya adalah tingkat motivasi itu sendiri. Motivasi akan menjadi sangat tinggi kalau situasi sudah bener bener sengsara alias mepet maka akan ada motivasi yang membuat teman teman melakukan sebuah tindakan. Bagaimala kalau kita lagi mendapat/mengejar nikmat? Kalau menurut saya motivasi akan meningkat kalau teman teman melibatkan orang ketiga. Entah itu orang tua atau siapapun. Semakin banyak teman teman melibatkan orang lain dalam emosi teman teman maka akan semakin tinggi tingkat motivasinya
Saya coba contohkan dengan seorang ibu yang rela melakukan apapun demi anak (motivasi semakin tinggi karena dia melibatkan anaknya). Tapi disini ada sebuah hal lucu karena jika anaknya sudah tidak ada apakah motivasi ibu tersebut masih ada. Jawabannya mungkin ya mungkin juga tidak.
Dalam melakukan sebuah atau suatu pekerjaan usahakan passion (minat) terhadap pekerjaannya dinomor satukan. Karena jika kehilangan seluruh sumber motivasi (orang lain ) masih ada sumber yang tidak padam yaitu diri sendiri. Tingkatkan motivasi teman teman dengan melibatkan orang lain atau apapun sehingga bisa membatu teman teman meraih yang diinginkan
Mari kita buat sebuah contoh cerita.
Bayu ingin sekali menjadi kaya karena dia sudah males merasakan hidup susah dan diacuhkan keluarga besarnya (menghindari sengsara). Dia ingin sekali punya sebuah rumah dan beberapa bisnis yang bisa ia pegang sehingga hidupnya mapan (mencari senang). Selain itu jika dia menjadi kaya maka dia bisa membatu keluarganya serta adik adiknya untuk bisa bersekolah dan naik haji (melibatkan orang membuat motivasi makin tinggi).
Kalau dilihat saya rasa lengkap tuh ceritanya. Oh ya yang memotivasi tulisan ini merupakan sebuah sms karena keterbatasan saya kalau gak tatap muka takut salah jawab |
No comments:
Post a Comment