Pelecehan seksual, hmm. . . Apa yang terfikir di benak anda? Bagi yang pernah mengalaminya pasti merasa risih dgn hal tersebt, jujur sayapun pernah mengalaminya, pelecehan seksual tak hanya terjadi terhadap perempuan, laki2pun bisa mengalami pelecehan seksual.
Hal yang umum yang dilakukan oleh seorang pelaku pelecehan seksual adalah dengan memuji yang menjurus pada kata-kata kotor. atau dengan menyentuh organ tubuh tertentu. . Memujipun biasanya menjurus kepda sebagian tubuh kita yang diucapkanya.
Pelecehan seksual tak hanya terjadi di dalam kendaraan seperti kereta atau bus, pelecehan bisa terjadi di dunia kerja umumnya wanita yang bekerja di lingkungan kantor lebih rentan untk dilecehkan oleh atasan maupun rekan kerjany.
Beberapa bulan yang lalu mungkin kita masi ingat kasus pelecehan yang terjadi di trans jakarta yang sontar diberitakan oleh media, bahkan pelakunya sampai melakukan masturbasi di belakang target. Wah parah bukan hal tersebut. .
lalu apakah pengertian pelecehan yang lebih menditeail, berikut saya dapatkan sumbernya dari wikipedia
angsung ke: navigasi, cari
Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan-pendekatan yang terkait dengan seks yang tidak diinginkan, termasuk permintaan untuk melakukan seks, dan perilaku lainnya yang secara verbal ataupun fisik merujuk pada seks.
Pelecehan seksual dapat terjadi dimana saja baik tempat umum seperti bis, pasar, sekolah, kantor, maupun di tempat pribadi seperti rumah.
Dalam kejadian pelecehan seksual biasanya terdiri dari 10 persen kata-kata pelecehan, 10 persen intonasi yang menunjukkan pelecehan, dan 80 persen non verbal.[
Walaupun secara umum wanita sering mendapat sorotan sebagai korban pelecehan seksual, namun pelecehan seksual dapat menimpa siapa saja. Korban pelecehan seksual bisa jadi adalah laki-laki ataupun perempuan. Korban bisa jadi adalah lawan jenis dari pelaku pelecehan ataupun berjenis kelamin yang sama.
- Pelaku pelecehan seksual bisa siapa saja terlepas dari jenis kelamin, umur, pendidikan, nilai-nilai budaya, nilai-nilai agama, warga negara, latar belakang, maupun status sosial.
- Korban dari perilaku pelecehan sosial dianjurkan untuk mencatat setiap insiden termasuk identitas pelaku, lokasi, waktu, tempat, saksi dan perilaku yang dilakukan yang dianggap tidak menyenangkan. Serta melaporkannya ke pihak yang berwenang.
- Saksi bisa jadi seseorang yang mendengar atau melihat kejadian ataupun seseorang yang diinformasikan akan kejadian saat hal tersebut terjadi. Korban juga dianjurkan untuk menunjukkan sikap ketidak-senangan akan perilaku pelecehan.
Pelecehan seksual di kantor
Pelecehan seksual dikantor mungkin terjadi saat:- Keputusan menyangkut kepegawaian individu tertentu dibuat karena individu tersebut melakukan atau menolak pendekatan-pendekatan seksual dalam pekerjaannya. Keputusan-keputusan kepegawaian misalnya terkait dengan promosi, penghargaan, pelatihan, dan keuntungan-keuntungan lainnya.
- Penolakan akan pendekatan seksual yang secara tidak masuk akal berpengaruh pada penilaian pekerjaan individu atau menciptakan lingkungan kerja yang mengintimidasi, kasar, atau penuh tekanan lainnya.
Macam-macam perilaku yang digolongkan dalam pelecehan seksual di kantor
- Lelucon seks, menggoda secara terus menerus akan hal-hal yang berkaitan dengan seks baik secara langsung maupun melalui media seperti surat, SMS, maupun surat-e.
- Penyiksaan secara verbal akan hal-hal yang terkait dengan seks.
- Memegang ataupun menyentuh dengan tujuan seksual.
- Secara berulang berdiri dengan dekat sekali atau hingga bersentuhan badan dan badan antar orang.
- Secara berulang meminta seseorang untuk bersosialisasi (tinggal, ikut pergi) di luar jam kantor walaupun orang yang diminta telah mengatakan tidak atau mengindikasikan ketidak tertarikannya.
- Memberikan hadiah atau meninggalkan barang-barang yang dapat merujuk pada seks.
- Secara berulang menunjukkan perilaku yang mengarah pada hasrat seksual.
- Membuat atau mengirimkan gambar-gambar, kartun, atau material lainnya yang terkait dengan seks dan dirasa melanggar etika/ batas.
- Diluar jam kerja memaksakan ajakan-ajakan yang terkait dengan seks yang berpengaruh pada lingkup kerja.
Pencegahan
Secara umum sebaiknya penumpang menghindari berpergian sendirian pada malam hari. Juga dianjurkan untuk pergi bersama teman lainnya apabila ada keperluan yang menggunakan angkutan umum dan memastikan bahwa keberadaan diri diketahui oleh orang lain.Walaupun tidak ada jaminan bahwa berpakaian tertutup akan aman dari perilaku pelecehan seksual, namun kode etik berpakaian secara rapih dan prilaku yang sopan dianjurkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.





