Tuesday, 28 June 2011

komitmen bersama pengusaha dan pemerintah lokal untuk mewujudkan mimpi yg lebih "gila" dari mimpi CT

bisa dimaklumi buat mereka, terutama yang tinggal di jkt bertanya, apa bisa proyek ini balik modal apa tidak. ini kalau melulu yg diliet cuma perbandingan jumlah penduduk disana sama disini.

kalo menurut media dari mbah google, pihak manajemen memperkirakan sekitar 5-6 tahun akan bep. alih2 menunggu, mereka malah melanjutkan proyek tahap 2 untuk pembangunan kawasan pantai dan perhotelan.  
agan tau kan kalo orang indonesia paling boros kalo shopping di singapore, saya melihat CT, abang dari Medan ini menangkap peluang disitu (jangka panjang, sedang alasan jangka pendek dan panjang, kemampuan ekonomi masyarakat sulsel yg tinggi menurut dia)

[spoiler=kontan online]Chairul Tandjung: Kami Ingin Kalahkan Singapura.

Makassar. Sifat manusia memang tak pernah merasa puas. Apalagi, jika ia seorang Chairul Tanjung. Setelah sukses merambah bisnis media hingga perbankan, kini pria yang sempat dijuluki the rising star itu mencoba memasuki ranah bisnis hiburan.

Maka, Chairul Tanjung tidak main-main kala merancang Trans Studio Theme Park, pusat hiburan yang terletak di Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan. Kini, setelah tiga tahun merancang obsesinya itu, kini mimpi Chairul mulai terwujud. Kendati, proyek impiannya tersebut belum beroperasi secara penuh.

Bos Trans Corp dan PARA Group tersebut, mengakui, bahwa ia punya mimpi besar dalam bisnis hiburan dan gaya hidup. Ia bilang, harus selalu ada pebisnis yang punya pandangan jauh kedepan dan berani menggelontorkan duit untuk merealisasikannya.

Ia memberi contoh 25 tahun lalu saat begawan properti, Ciputra, membangun Dunia Fantasi Ancol di Jakarta. Proyek itu merupakan suatu terobosan yang tak lazim di zamannya, tapi kemudian kini menjadi ikon hiburan termashyur di Tanah Air.

Chairul bilang Trans Studio Makassar merupakan sentra niaga terpadu yang berdiri di tepian Pantai Losari dengan total luas 24 hektar yang bermitra dengan keluarga Wakil Presiden HM Jusuf Kalla selaku pemilik lahan.

“Makassar merupakan pusat Indonesia Timur. Jadi kalau dulu untuk hiburan dan belanja harus ke Jakarta atau Singapura, sekarang kami ingin bagaimana caranya agar orang Indonesia ketika berbelanja mendatangi Makassar," kata Chairul, Rabu (9/9). "Saatnya semua orang Indonesia ke Makassar. Kami mau Makassar menggantikan peran Singapura.”

Chairul bercerita, hampir empat bulan lamanya ia harus bolak-balik melakukan pengawasan terhadap perkembangan mega proyek yang diklaim memiliki investasi terbesar di bidang industri hiburan di dalam negeri dan menjadi investasi terbesar dalam sejarah investasi di Makassar tersebut. “Setiap pekan saya tongkrongi proyeknya. Proses kerja kita berlangsung selama 24 jam,” kata Chairul.

Ia bilang sekarang pembangunan memang baru tahap pertama yang memokuskan pembangunan sarana mall. Kemudian disusul dengan merampungkan tiga megaproyek, yakni Menara Bank Mega, Trans Walk, dan Trans Studio Theme Park.

Pada tahap kedua giliran PT Trans Kalla Makassar akan melanjutkan pembangunan tahap dua. Di sini juga akan dibangun kawasan perhotelan, apartemen, ruko, rukan, marina, plus kawasan wisata di pinggir pantai.[/spoiler]

apakah CT dan Kalla group senekat itu tanpa perhitungan..? trans studio itu letaknya di wilayah tanjung bunga yang sekarang menjadi pusat perhatian serius para investor.
Coba lihat mega proyek yg sekarang dlm tahap underconstruction dibawah, (proyek ambisius pemprov), namanya Equilibrium Center Point Park (ECP). trans studio ada didalam wilayah ECP yg jauh lebih besar lagi.
[spoiler=ECP/CPI][IMG]http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_1.jpg[/IMG]
[IMG]http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/coi8.jpg[/IMG][/spoiler]
kalau CT punya mimpi jangka panjang menggantikan peran singapura sebagai surga belanja orang Indonesia, CT gak bermimpi sendirian. Kalla group gak sendirian.

tapi ada ribuan saudagar putra daerah yang datang dari dalam dan luar negri rutin mengadakan pertemuan tahunan sejak otonomi daerah bergulir, punya mimpi lebih "gila" dari mereka(sejak otda, pusat juga mulai melek dan turut meningkatkan alokasi apbn untuk membantu pembangunan infrastruktur daerah ini selain dari apbd sendiri),  

No comments:

Post a Comment